Terapi Artikulasi dengan Metode Phonetic Placement

Beberapa terapis wicara menggunakan metode phonetic placement dalam pembelajaran ke anak didiknya, yakni melatih anak untuk mendengarkan sebuah dialog kemudian anak mengulanginya agar bunyi atau suara yang  dihasilkan sama persis.

Dengan phonetic placement, anak diminta mengulangi perintah verbal sebelum melakukan aktifitas yg diperintahkan tersebut


Awalnya sesi terapi wicara  yang menggunakan metode phonetic placement ini kebanyakan digunakan untuk pasien-pasien tuna rungudimana metode ini merupakan salah satu pendekatan artikulasi yang menitikberatkan pada penyebutan huruf, kata maupun kalimat yang ingin kita kuatkan.

Adanya terapi ini bisa membantu anak yang mengalami keterlambatan berbicara. Dalam metode phonetic menggunakan ear training dan speak training. Artinya langkah sederhana dalam metodenya adalah melatih anak berbahasa melalui latihan mendengar kemudian anak mengucapkan bahasa tersebut.


Apa Itu Metode Phonetic Placement?

Metode ini juga menjadi bagian dalam terapi bicara anak. Metodenya mengedepankan anak agar mau memperhatikan gerak dan posisi organ bicara. Dengan begitu anak bisa mengendalikan organ bicara untuk memproduksi kata yang benar.

Prinsipnya mengutamakan latihan sendi organ bicara dan otot melalui instruksi verbal yang bisa dibantu dengan bantuan media visual sesuai pergerakan yang Anda kehendaki. Phonetic placement juga bisa bermakna sebagai latihan bicara dengan menempatkan articulator spesifik.

Tujuannya adalah memproduksi macam bunyi. Anak harus menggerakkan alat wicara dengan benar, mendengarkan bunyi sekaligus memproduksi dan merasakan gerakannya.

Jika anak mengalami gangguan artikulasi perlu mengembangkan kemampuan penempatan artikulator ini. Tujuannya agar anak bisa memiliki posisi yang benar memproduksi bunyi untuk bicara.
Dalam phonetic placement sering dikombinasikan dengan motokinestethic approach. Gunanya untuk menjaga kestabilan pengucapan bunyi bahasa pada setiap fonem vocal dan konsonannya.


Prosedur Phonetic Placement




Dalam pelaksanaan metode ini bisa Anda lakukan dengan mengikuti langkah-langkah berikut:

a. Terapis akan membacakan kalimat / cerita atau memutar radio maupun video agar anak mendengarkan dan memperhatikan bacaan secara cermat

b. Seri bacaan tersebut disusun sistematik sehingga mendukung langgam dan intonasi serta gerak-gerik bicara

c. Terapis bisa menghentikan seri tertentu apabila sudah dikuasai oleh anak dan melanjutkan ke seri berikutnya

d. Usai membaca seri tersebut maka dilanjutkan dengan melatih percakapan mulai dari mengulangi kata sederhana ke percakapan kompleks

e. Diperlukan beberapa alat peraga yang digunakan untuk memperjelas ucapan dan percakapan anak

f. Sebelum mengakhiri terapi, terapis akan memberikan catatan khusus seperti PR atau nasihat guna memotivasi anak agar belajar secara bersungguh-sungguh


Kelebihan dan Kekurangan Phonetic Placement


Keunggulan metode ini adalah mengajarkan anak bisa berbicara lancar dan fasih serta meningkatkan kemampuan percakapannya melalui latihan dialog dan menulis. 
Selain itu anak bisa menyimak kesalahan bacaan maupun percakapan dan memperbaiki letak kesalahannya.

Anak bisa belajar banyak kosa kata sehingga membantunya memproduksi bunyi yang benar. Terapi ini membantu anak mengenali bunyi baru dan mengatakannya dengan benar.


Walaupun menawarkan banyak keunggulan namun ada pula kekurangannya. 
Misalnya saja:
  1. Perlu kesungguhan dan keahlian terapis untuk mendorong anak belajar.
  2. Pada tingkat pemula atau awal terapi akan sulit menerapkan metode ini karena anak belum memiliki bekal yang memadai dan belum termotivasi untuk mempelajari kata-kata sulit.
  3. Dalam penyusunan seri atau tema bacaan terapis perlu merencanakan sedemikian rupa sehingga mampu menguasai materi yang akan diberikan ke anak. 
  4. Lingkungan sekitar yang mendukung serta terapis juga harus mempersiapkan diri menghadapi anak dalam kondisi apapun termasuk kemungkinan yang akan terjadi misalnya anak berontak, menolak bahkan tantrum.


Kesimpulan

Mulanya metode phonetic placement adalah untuk anak tuna rungu, namun kini digunakan pula oleh anak yang terlambat bicara. Metode ini mengedepankan latihan mendengar dan berbicara.

Langkahnya adalah seorang terapis mengucapkan kata tertentu kemudian anak akan mendengarkan lalu mengulangi kata tersebut. 
Dalam terapinya memakai alat peraga audio video dan image (gambar) tertentu yang membantu anak menghasilkan bunyi yang benar.

Melalui pendekatan pasif dan aktif terapis wicara dapat memulainya dengan cara anak mendengarkan dahulu percakapan kemudian mengulanginya atau dengan kata lain anak bicara dari dialog dan percakapan yang terapis bacakan.

#Terapibicara
#terlambatbicara
#terapianak
#terapiwicara


Sumber :
http:/katagaluhperantau.blogspot.com/2013/06/terapi-wicara.html

https:/ adoc.pub/pendekatan-dan-metode-pembelajaran-artikulasi-dan-optimalis a.html

https:/alhafizh84.wordpress.com/2010/02/07/metode-phonetic-mendengar-dan
-mengucapkan/

Comments

Popular posts from this blog

Terapi Artikulasi Dengan Metode Motokinestetik

KMS ( Kartu Menuju Sehat ) Sebuah Langkah Awal Memantau Pertumbuhan dan Perkembangan Anak

Terapi Bahasa dengan Metode Drill