Terapi Bahasa dengan Metode Drill

Metode drill merupakan terapi wicara yang menitikberatkan latihan secara berulang agar anak memahami atau meningkatkan kemampuan berbahasanya dengan sempurna


Anak di"drill" secara terus-menerus agar bunyi atau suara yang dihasilkan adalah benar



Bagi anak yang terlambat bicara perlu mendapatkan stimulan dengan terapi wicara. Ada banyak sekali metode yang bisa terapis gunakan dalam terapi bicara salah satunya adalah metode drill.

Metode ini selain bisa digunakan untuk anak autisme  juga bisa dipakai untuk anak dengan keterlambatan perkembangan secara genetika. 

Dalam penerapan metode ini menggunakan penekanan pada kegiatan atau latihan yang berulang secara terus menerus hingga anak menguasai kemampuan atau materi pembelajaran.


Memahami Metode Drill

Terapi bahasa ini merupakan latihan secara berulang agar anak mampu menguasai keterampilan tertentu. Misalnya mengasah keterampilan motorik maupun berbicaranya.

Drill juga pengajar gunakan dalam melatih siswa agar mampu memperoleh keterampilan tertentu. Latihan ini akan berulang agar anak merasa terbiasa dan menyempurnakan kemampuan yang dimilikinya.

Syarat untuk menerapkan metode ini adalah harus mampu menciptakan suasana latihan yang menyenangkan. Dengan begitu anak bisa memiliki minat untuk mengerjakan latihan.

Setiap langkah kemajuan memiliki detail yang jelas dan latihan bersifat otomatik. Latihan memperhitungkan daya tahan anak dari segi jasmani dan rohani. Durasi latihan perlu terapis perhatikan sebab mempengaruhi tingkat fokus anak.


Langkah Metode Drill



Dalam pelaksanaan metode drill terapis akan memulai dengan latihan yang mudah. Pengadaan latihan terbimbing agar anak bisa merespon dan menyempurnakan dialog / kalimat yang diucapkan.
Terapis memberikan waktu pada anak untuk latihan singkat kemudian meneliti kesulitan yang dihadapinya. Dalam pelaksanaan latihan bisa menggunakan berbagai media termasuk kartu flashcards.

Flashcards bisa memandu anak usia 6 bulan bahkan 7 tahun agar bisa berbicara. Kartu ini memiliki kombinasi gambar dan huruf yang mendukung belajar sambil bermain.

Anak juga bisa memahami per suku kata dan melatih mata serta otaknya. Latihan dengan flashcard mampu merangsang daya ingat anak mengenai gambar yang terapis tunjukan.

Ketika anak melakukan kesalahan dalam mengingat gambar pada flashcards maka terapis bertugas memperbaikinya. Dengan begitu kemampuan dengar dan berbicara anak semakin berkembang seiring banyaknya latihan.


Kelebihan dan Kekurangan Metode Drill


Penerapan Metode drill oleh Terapis Wicara di Kun Anta Center 



Metode ini membuat anak terbiasa mengerjakan latihan secara berulang. Anak dibiasakan untuk mengingat dan siap menggunakan keterampilan. Drill memakai kecakapan motoris karena bisa memakai berbagai media.

Selain itu mendorong anak memiliki kecakapan mental karena perlu menghafal, membagi dan menggali kemampuannya. Metode ini juga memiliki kelemahan karena cara belajarnya cukup mekanis.

Anak bisa merasakan kebosanan dan menimbulkan verbalisme yakni mengetahui kata-kata tersebut namun tidak memahami maknanya. Metode ini juga memberikan ruang terbatas bagi anak untuk berkreasi.

Dalam menanggulangi kelemahan tersebut sebaiknya terapis memakai media belajar yang bervariasi. Dengan begitu anak tidak mudah bosan dan menikmati latihan yang terapis berikan.

Selain itu saat menjalani latihan libatkan orang tua agar juga mampu melatihnya di rumah. Pendekatan ini membuat anak secara natural berinteraksi dan berkesempatan mengembangkan bahasa dan ucapannya.


Kesimpulan
Metode drill sangat terkenal di berbagai kalangan bukan hanya untuk tuna wicara saja. Metode ini merupakan terapi dengan memberikan anak banyak latihan agar ia terbiasa.

Dalam melatih bahasa, anak bisa ikut inisiatif belajar bicara dengan memakai media permainan edukasi. Misalnya saja untuk stimulan berbicara terapis menggunakan flashcards agar anak bisa memahami gambar, kata per suku dan cara tepat mengeluarkan bunyi dengan artikulasi yang tepat.

Terapi wicara dengan teknik drill ini bisa untuk anak di bawah satu tahun yang mulai belajar mengeluarkan bunyi. Anak juga mengerti letak kesalahan bicaranya dan paham bagaimana memperbaikinya.

#TerlambatBicara
#TerapiBicara
#TerapiBahasa


Sumber :

Comments

Popular posts from this blog

Terapi Artikulasi Dengan Metode Motokinestetik

KMS ( Kartu Menuju Sehat ) Sebuah Langkah Awal Memantau Pertumbuhan dan Perkembangan Anak