Rekomendasi Penerapan Terapi Perilaku di Rumah


Terapi perilaku merupakan jenis terapi yang umum digunakan untuk membuat anak-anak autis dapat berkomunikasi dengan baik. Terapi perilaku sering juga disebut sebagai terapi ABA yang memberikan manfaat besar terkait dengan perkembangan sosial dan akademik peserta didiknya. Berikut adalah rekomendasi penerapan terapi perilaku di rumah yang bisa dilakukan. 


Penerapan Terapi Perilaku di Rumah yang Mudah Dilakukan 

1. Mengajak Anak Melakukan Tugas Rumah 

Cara sederhana yang bisa dilakukan untuk menerakan terapi perilaku adalah mengajak anak untuk melakukan berbagai pekerjaan rumah. Umumnya jika anak sudah mendapatkan terapi ABA di pusat layanan kesehatan, proses pengerjaan pekerjaan rumah bisa dilakukan dengan lebih efisien. 


Hal tersebut terlihat dengan anak yang akan mengganti perasaan, perilaku, hingga pikiran yang dimiliki menjadi sesuatu yang memberikan manfaat. Misalnya ketika mereka sedang merasa kesal, maka mereka tetap akan mengerjakan tanggungan pekerjaan yang mereka miliki. 


Pola pikir yang diberikan kepada terapis ABA kepada anak autis adalah pekerjaan rumah atau sekolah merupakan pekerjaan yang ringan dan mudah untuk dilakukan. Anda yang mengajak anak untuk melakukan terapi ABA sejak dini bisa mengurangi kecemasan pada anak di usia belajar. 


Terapi perilaku yang diterapkan saat anak mengerjakan PR sekolah


2. Menggunakan Barang-Barang yang Disukai Sebagai Bahan Ajar 

Belajar meningkatkan kemampuan motoric dan akademik tetap bisa dilakukan diluar layanan rehab. Anda sebagai orang tua dapat menggunakan barang atau mainan yang disukai oleh anak sebagai media untuk belajar. 


Apabila anak berhasil melakukan penerapan terapi perilaku di rumah, jangan lupa memberikan apresiasi agar mereka tetap semangat dan senang melakukan pekerjaan yang sederhana sekalipun. Nantinya jika dilakukan secara rutin akan membantu anak untuk melatih kemampuan merawat diri dan motoriknya. 




3. Mengajak Berbicara 

Kemampuan berbicara verbal memang menjadi kemampuan yang cukup penting, yang tidak dimiliki oleh anak-anak autis. Untuk itu sebagai orang tua, Anda tetap bisa mengajak anak untuk berbicara secara perlahan. Ini akan membuat anak semakin percaya diri untuk melakukan aktivitas komunikasi verbal. 


Selain mengajak anak berbicara, Anda juga bisa mengajak anak untuk berlatih menulis. Kemampuan menulis memang kemampuan yang cukup sulit diasah, namun tetap bisa dilakukan dengan belajar yang keras dan terus menerus. 


Terapi perilaku untuk anak autis harus dilakukan berkali-kali sampai mereka benar-benar paham dengan apa tugas mereka harus dikerjakan dan bagaimana cara mereka melakukannya. Berikan hadiah sebagai bentuk apresiasi jika tugas yang diberikan sesuai dengan kebutuhan. 


4. Mengajarkan Anak Bermain Monopoli

Anda bisa mengajak anak melakukan permainan monopoli tidak hanya sebagai media bersenang-senang, namun juga media untuk belajar. Teknik ini biasanya digunakan untuk mereka yang menggunakan terapi PRT atau private respone treatment. 


Dengan bermain permainan tersebut, mereka bisa lebih mudah dalam melakukan aktivitas sederhana yang bermanfaat untuk kemampuan sosial. Permainan monopoli akan membuat mereka bisa lebih paham belajar angka secara berurutan. 


5. Mempelajari Kata Kata 

Terakhir Anda bisa mengajak anak untuk bermain kata-kata yang bisa digunakan untuk menjelaskan maksud anak. Karena anak autis memiliki kemampuan bicara yang rendah, kata yang digunakan dapat memiliki makna ganda untuk mempermudah komunikasi. 

Misalnya, ketika seorang anak meminta kue, mereka bisa mengatakan kue sebagai bentuk permintaan. Sedangkan kue yang diulang dua kali akan memiliki makna yang berbeda. 


Itulah penerapan terapi perilaku di rumah yang bisa dilakukan oleh orang tua dan anak yang mengalami autis. Semoga informasi ini bisa memberikan kemudahan untuk Anda yang hendak melakukan terapi di rumah.


MORE INFO :

KLINIK TUMBUH KEMBANG

KUN ANTA CENTER 

Admin +62 898-0910-000






Comments

Popular posts from this blog

Terapi Artikulasi Dengan Metode Motokinestetik

KMS ( Kartu Menuju Sehat ) Sebuah Langkah Awal Memantau Pertumbuhan dan Perkembangan Anak

Terapi Bahasa dengan Metode Drill