Peranan Terapi Wicara Untuk Mengatasi Masalah Gagap Pada Anak


Masa pertumbuhan yang paling pesat adalah masa-masa pertumbuhan saat usia dini. Karena itulah orang tua wajib memperhatikan setiap pertumbuhan yang terjadi pada anak-anak. Memberikan perhatian pada masa pertumbuhan selain bertujuan untuk mengawasi tumbuh kembangnya juga bertujuan untuk mengawasi kendala-kendala yang mungkin dialami anak dalam masa perkembangannya. Salah satu kendala yang bisa saja dialami anak itu adalah gagap. Gagap pada anak bisa dianggap wajar dalam masa perkembangannya. Namun, yang perlu diperhatikan adalah ketika gagap itu berlangsung dalam waktu yang lama. Jika sudah begitu, orang tua harus memberikan terapi untuk mengatasi masalah tersebut.

3 Terapi Mudah untuk Mengatasi Gagap pada Anak

Stuttering atau orang awam biasa menyebut sebagai gagap adalah suatu kelainan bicara, tidak hanya terjadi pada anak, yang mana gejalanya biasanya dengan ditandai tidak mampunya anak berbicara secara lancar atau terbata-bata. Gagap pada anak adalah satu proses yang wajar asalkan tidak berlangsung dalam waktu yang lama. Jika anak mengalami gagap atau kesulitan berbicara dalam kurun waktu tertentu, orang tua sebaiknya bertindak tanggap dengan memberikan terapi. Terapi untuk anak yang mengalami gagap juga tidaklah sulit dan bisa Anda lakukan sendiri, seperti beberapa terapi berikut.

1. Memperbanyak Intensitas Berbicara dengan Anak

Kegagapan pada anak bisa saja disebabkan karena anak masih belum terbiasa berbicara. Untuk itu, terapi gagap pada anak yang paling sederhana adalah dengan melatih kemampuan berbicara anak. Caranya, salah satunya dengan memperbanyak interaksi dan intensitas berbicara dengan anak. Semakin sering anak diajak berbicara, maka anak juga semakin banyak melatih kemampuan berbicaranya.

2. Memberikan Respon yang Tepat Saat Anak Mulai Gagap

Anak mengalami gagap juga bisa disebabkan karena cara berbicara yang terlalu cepat atau bisa juga karena orang tua yang mengajak berkomunikasi dengan cepat. Maka untuk mengatasi gagap anak yang demikian ini, Anda sebagai orang tua juga harus memberikan respon yang tepat. Jangan membiasakan berbicara dengan cepat atau terburu-buru. Selalu berikan jeda dalam waktu beberapa detik sebelum Anda merespon. Akan lebih baik jika Anda tidak terlalu banyak bertanya pada anak. Biarkan saja anak-anak berbicara lebih banyak dan Anda hanya mendengarkan. Setelah anak selesai, Anda baru merespon.

3. Relaksasi

Hal lainnya yang menyebabkan anak menjadi gagap adalah karena rasa tegang. Rasa tegang dan tekanan yang dirasakan oleh anak bisa menyebabkan otot-otot di dalam tubuh menjadi kaku. Inilah yang kemudian membuat anak mengalami kesulitan saat berbicara. Untuk mengatasi gagap pada anak karena tegang ini, Anda bisa melakukannya dengan melakukan beberapa terapi relaksasi. Terapi relaksasi ini akan mengurangi tekanan dan rasa tegang yang dialami oleh anak. Terapinya pun bisa beragam, mulai dari mengajak anak refreshing, membuat anak tertawa dan hal-hal kecil lainnya yang bisa mengurangi ketegangan emosional anak.

Jika ketegangan emosional sudah bisa dikurangi, maka otot-otot pada organ yang digunakan untuk berbicara juga akan kembali lemas. Dengan begitu, anak bisa berbicara lebih lancar.

Gagap memang wajar dialami oleh anak dalam masa perkembangannya. Sebagai orang tua, tugas Anda adalah memantau perkembangan anak termasuk kendala yang dihadapi seperti gagap ini. Meskipun gagap pada anak dianggap wajar, namun ketika anak terlalu lama mengalami kesulitan berbicara, Anda juga harus segera mengambil tindakan tepat agar tidak memberikan dampak jangka panjang. Salah satunya adalah dengan terapi yang bisa Anda terapkan untuk anak yang mengalami gagap di atas. Terapi tersebut tergolong mudah dan efektif jika Anda bisa melakukannya secara rutin.

Untuk informasi lebih lanjut silahkan bawa dan konsultasikan buah hati anda di Pusat Intervensi dan Deteksi Dini
Klinik Tumbuh Kembang - Pusat Terapi Anak
KUN ANTA

jl. Thomson Blok B5 no.19 INKOPAD Aren Jaya Bekasi Timur Kota Bekasi
Telp/SMS/WA 0852 11011 900

Klinik Tumbuh Kembang | Anak Berkebutuhan Khusus | Terapi Wicara | Hiperaktif | Terlambat Bicara | Sekolah Khusus | Terapi Perilaku | Down Syndrome | Autism | Terlambat Berjalan | ASD | Autism Spectrum Disorder | ADHD

Comments

Popular posts from this blog

Terapi Artikulasi Dengan Metode Motokinestetik

KMS ( Kartu Menuju Sehat ) Sebuah Langkah Awal Memantau Pertumbuhan dan Perkembangan Anak

Terapi Bahasa dengan Metode Drill