Desain Kursi Roda Khusus Agar Anak Dapat Bermobilisasi Secara Mandiri
Bagi anak yang menyandang disabilitas, banyak keterbatasan yang mereka rasakan termasuk dalam melakukan aktivitas. Untuk yang memiliki cacat fisik pada bagian kaki sehingga membuatnya tidak dapat berjalan, maka desain kursi roda yang nyaman sangat diperlukan. Aspek yang paling penting adalah keselamatan mengingat anak-anak tidak bisa menggerakkan kursi tersebut dengan sempurna. Pasang sabuk pengaman bila perlu dan sesuaikan dudukan dengan tinggi badan buah hati Anda. Selain membuat sendiri, sudah banyak pengrajin yang dapat memodifikasi alat tersebut sehingga mudah digunakan.
4 Jenis Desain Kursi Roda untuk Anak dengan Gangguan Fisik
Keterbatasan fisik yang dimiliki oleh buah hati Anda tidak bisa membatasi aktivitasnya. Disabilitas dapat disebabkan oleh banyak hal seperti kecelakaan, cedera, hingga cacat fisik bawaan. Untuk membantu mobilisasinya, bisa pakai desain kursi roda yang dirancang khusus untuk anak yang menderita gangguan fisik. Bentuknya beragam, pilihlah yang nyaman dan mudah dioperasikan baik secara manual maupun elektrik.
1. Kursi roda pediatrik
Bentuknya cukup kecil dengan ukuran roda yang lebar. Alat ini diperuntukkan bagi anak-anak yang menderita kelainan fisik pada kaki sehingga tidak mampu berjalan dan harus menggunakan pertolongan desain kursi roda yang modern. Selain dudukannya sangat nyaman, juga bisa disesuaikan dengan tinggi pemakainya. Terdapat pula sabuk pengaman agar keselamatan tetap terjaga. Kursi ini sudah dilengkapi dengan tuas untuk mengontrol arah gerakan dan pengereman.
2. Kursi roda yang dapat berdiri
Inovasi baru dalam hal desain kursi roda terus dilakukan untuk memberi kemudahan kepada penyandang disabilitas. Salah satu alat yang bisa dimanfaatkan untuk terapi dan juga mobilitas yaitu kursi roda yang dapat berdiri. Menggunakan kursi ini, anak Anda yang menderita cedera bisa melakukan latihan agar tulang belakangnya kembali pulih dan bisa sembuh. Namun jika mengalami cacat fisik bawaan dari lahir, alat ini dapat digunakan sebagai terapi sekaligus memberikan akses kepada pengguna untuk mengambil barang yang letaknya diatas secara mandiri. Kursi roda ini dilengkapi dengan tuas modern yang dapat dipakai untuk menggerakkan roda sekaligus menegakkan dudukan agar posisinya bisa berdiri lurus.
3. Kursi roda manual
Jenis kursi roda ini paling banyak digunakan oleh orang yang mengalami kesulitan dalam berjalan. Selain dua buah roda yang bisa digerakkan, alat ini juga dilengkapi dengan dudukan, sandaran, pijakan kaki, dan rem. Cara menjalankannya dengan didorong atau menggunakan tangan untuk menggerakkan roda. Kursi ini tidak cocok digunakan oleh pengguna yang tangannya juga mengalami gangguan karena akan sulit mengoperasikannya.
4. Kursi roda elektrik
Sebagai pelengkap keterbatasan yang dimiliki oleh kursi roda manual, dihadirkanlah sebuah produk yang lebih canggih. Pada dasarnya bagian yang ada di alat ini sama seperti versi manualnya, hanya saja terdapat tuas yang bisa mengontrol arah gerakan roda. Jadi tanpa perlu bantuan orang lain, pengguna bisa menjalankannya dengan mudah melalui tuas tersebut. Jika anak Anda merasa kesulitan menggunakan kursi roda biasa sebaiknya ganti dengan model elektrik agar dia merasa lebih nyaman.
Keempat desain kursi roda yang disebutkan diatas sudah banyak digunakan oleh beberapa anak yang menyandang gangguan fisik pada organ motorik terutama kaki. Pilih alat yang sesuai dengan kondisi buah hati Anda serta mudah dioperasikan. Tujuan penggunaan kursi tersebut adalah membiasakan anak agar mandiri sedangkan bagi yang sakit akibat cedera dapat dijadikan terapi supaya kondisi tubuh bisa segera pulih.
Comments
Post a Comment