Konsep Bobath Pada Anak Dengan Gangguan Motorik
Sekilas Mengenai New Bobath Concept Pada Anak.
Oleh : Dani Susanto
Bobath adalah konsep dari perlakuan yang diberikan berdasarkan inhibisi aktivitas dengan abnormal refleks serta pembelajaran gerak normal kembali melalui penanganan fasilitasi dan manual.
New bobath concept mungkin masih terdengar asing untuk banyak orang, tapi tidak bagi mereka yang mengenal atau dekat dengan orang-orang yang mengalami gangguan fisik seperti pada kondisi cerebralpalsy (gangguan saraf pusat), maka istilah ini tentunya sudah sering terdengar. Seiring dengan berjalannya waktu, konsep Bobath mengalami cukup banyak perkembangan. Pendekatan yang dilakukan biasanya adalah pendekatan problem solving. Caranya adalah dengan tindakan dan pemeriksaan secara individual pada gerak, fungsi dan sistem saraf pusat.
Tujuan adanya intervensi metode Bobath sebenarnya adalah optimalisasi terkait dengan fungsi peningkatan gerakan selektif dan kontrol postural melalui fasilitasi.
Konsep Bobath berasal dari pemikiran seorang fisioterapis yakni Berta Bobath dan suaminya yang merupakan seorang fisioterapis. Treatment fisioterapi yang ditawarkan Bobath Concept lebih fokus pada kualitas gerakan. Hal inilah yang membuat metode ini berbeda dengan pendekatan atau metode lainnya.
Mengenal Lebih Dalam Tentang Konsep New Bobath
Bobath adalah teknik yang sudah ada sejak tahun 1997. Teknik ini diciptakan untuk menangani adanya gangguan pada system saraf pusat yang dialami anak-anak dan bayi. Penanganan ini memang harus dilakukan secepat mungkin. Hasilnya akan lebih maksimal jika penanganan diberikan sebelum buah hati menginjak usia 6 bulan. Saat usia sudah melebihi 6 bulan, ketidaknormalan akan lebih terlihat. Seiring dengan bertambahnya usia, maka akan semakin sulit pula terapi dilakukan.
Agar Anda semakin memahami konsep Bobath terbaru, di bawah ini adalah new bobath concept yang harus Anda pahami.
1. Menekan reflek abnormal
Pada new bobath concept, terapis akan menekankan reflek abnormal patologis yang selama ini menjadi hambatan dalam gerakan-gerakan normal. Dalam hal ini, anak akan ditempatkan pada sikap tertentu. Sikap ini dikenal dengan istilah Reflek Inhibiting Posture. Tujuannya adalah agar tonus otot yang sifatnya abnormal bisa terhambat. Dilakukan pula teknik handling untuk mengatur koordinasi, tonus postural, memberikan fasilitas terhadap respon otomatis normal dan menginhibisi pola abnormal. Teknik handling yang benar dan tepat pastinya dapat mencegah munculnya pola gerak dan tonus yang abnormal.
2. Kunci utama
Kunci utama dari new bobath concept ada dalam proses fasilitasi dan inhibisi. Teknik ini dikenal dengan KPoC. Pada tahapan ini, terapis akan melakukan terapi dari bagian proksimal hingga ke distal. Dalam kegiatan fasilitasi, ada beberapa tahapan yang harus dilalui mulai dari latihan mengontrol tangan dan kepala, mengontrol badan agar duduk, mengontrol tungkai, dan lain sebagainya.
3. Mengidentifikasi bagaimana dan kapan setiap gerakan dilakukan
Dalam metode ini, analisa gerak normal atau normal movement adalah hal yang penting. Karena dengan memahami dan mengidentifikasi setiap gerakan normal, para fisioterapis tentunya akan lebih mudah dalam mengidentifikasi problematik gerak yang dialami setiap pasiennya terkait dengan gangguan yang terjadi pada system saraf pusat.
4. Stimulasi
Terapis juga akan melakukan stimulasi tacktile dan proprioseptif untuk meningkatkan sekaligus memperkuat tonus otot . Dengan adanya stimulasi ini, maka reaksi yang dihasilkan anak akan meningkat. Sehingga Anak bisa memelihara pola gerak dengan posisi yang normal.
Demikianlah pemahaman mengenai new bobath concept. Teknik ini sangat bermanfaat untuk anak yang mengalami gangguan motorik.
Semoga ulasan ini dapat menambah wawasan Anda terkait dengan metode bobath terbaru.
Untuk informasi lebih lanjut silahkan bawa dan konsultasikan buah hati anda di Klinik Tumbuh Kembang
Kun Anta / Child Loving Center
jl. Thomson Blok B5 no.19 INKOPAD Aren Jaya Bekasi Timur Kota Bekasi
Telp/SMS/WA 0812 6000 516
![]() |
| Klinik Tumbuh Kembang | Terapi Wicara | Fisioterapi | Bobath Pediatri | Okupasi Terapi | Terapi Autis | Cerebral Palsy |Sekolah Inklusi | Konsep Bobath |

Comments
Post a Comment